Ada yang mengatakan pada Abu Bakr Al-Maruzi bahwa ilmu yang diajarkannya telah disebarkan atas nama Abu Bakr Al-Maruzi. Abu Bakr lantas menangis sambil mengatakan, “Ilmu tersebut bukan dariku. Ilmu tersebut hakikatnya dari Imam Ahmad bin Hambal.” Inilah salah satu contoh adab murid kepada gurunya.

Adab Memudahkan Cahaya Ilmu

Adab murid kepada guru, ustadz, ulama atau ahli ilmu pada saat ini dirasa semakin kurang. Apalagi jika pertemuan antara murid dengan guru terjadi secara tidak langsung, tapi hanya melalui media sosial dan sejenisnya. Atau, jika pun bertemu hanya satu atau dua kali dalam satu semester. Inilah yang kurang dimiliki oleh para penuntut ilmu saat ini.

Para murid lebih mementingkan mempelajari ilmu daripada mempelajari adab. Akhirnya, melekat pada diri mereka watak keras, suka mendebat, suka menyalahkan, bahkan tidak santun dan tidak menghormati gurunya. Apalagi, jika ia hanya menggali ilmu dari satu guru dan enggan belajar kepada guru yang lain. Jika ada guru lain yang berbeda pendapat dengan gurunya, bisa jadi ia akan mengatakan sesat. Ini semua terjadi karena murid-murid saat ini kurang mempelajari adab.

Karena itulah, wahai Ayah dan Bunda, kita harus mengupayakan agar buah hati kita yang sedang dalam usia menuntut ilmu harus kita dorong untuk mempelajari adab terlebih dulu. Adab sebelum ilmu. Inilah beberapa adab murid kepada guru …? Jika Anda penasaran dan membutuhkan ulasan selengkapnya, silakan membacanya di Rubrik OASE Utama edisi September 2017.

Fokus Pada Pemaparan Guru

Dapatkan Di:
Gramedia Seluruh Indonesia, Toko Gunung Agung, Book and Beyond, Familly Mart, Books Kinokuniya, Paperclip Toko Online dan gerai penjualan majalah terdekat.

Akses Online:
HIGO, https://company.higoapps.com/ Via APPLE, ANDROID, IPHONE dan Tablet PC.

Berlangganan:
Kantor: 021-83784878 (Jam Kerja)
FB: Majalah OASE
Twitter: @MajalahOase
Instagram: @majalahoasesahira
Website: www.oase.co.id