Author: Dwi Hardianto

OASESAHIRA Edisi Maret 2018

  Arfiani (Desainer Busana Muslim): “Janji Allah Itu Selalu Benar” Kiprahnya sebagai desainer busana Muslim baru seumur jagung. Baru 3 tahun ia mengembangkan bisnis ini dengan brand “Hurrem by Fia.” Tapi dengan percaya diri ia tampil di belantara dunia fashion Muslim dengan menonjolkan karakter simpel dan elegan. Hasilnya, rancangan dan desain “Hurrem” kini sudah dikenal publik dalam negeri dan manca negara. Pesanan via online membanjirinya setiap hari. Saat ini, ia mengembangkan bisnis lain berupa salon dan spa khusus wanita di Jakarta, serta sarang burung walet di tanah kelahirannya, Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Kesuksesannya menapaki dunia usaha tak lepas dari kebiasaannya...

Read More

SAHIRA Edisi Maret 2018

Ustadzah Sayidah Murtafiah dan Ustadzah Bustanul Banat Djaudar (Terapis Ruqyah): “Rugyah Salon Lahir Batinnya Perempuan” Dominannya perasaan membuat kaum Hawa dianggap makhluk paling bapera (bawa perasaan). Jika salah-salah kata dengan perempuan, mood-nya bisa langsung berubah. Gara-gara satu kata saja, bisa membuat kita lebih dekat dengannya dari siapapun. Sebaliknya, gara-gara satu kata juga bisa membuat kita jauh darinya, sejauh-jauhnya. “Lebih jauh dari bintang di langit,” ujar Ustadzah Sayidah Murtafiah yang biasanya disapa Um Say ini. Bersama sang adik, Ustadzah Bustanul Banat Djauhar, yang biasa disapa Um Beb ini, keduanya kini mendalami ruqyah. Tapi dakwahnya tidak sebatas pada bisang ruqyah saja,...

Read More

Jambore PKK se-Sumatera Barat di Pesisir Selatan

Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang terletak di sebelah utara dengan Kota Padang, pada 15-18 Juli 2018 menggelar Jambore Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Acara ini dipusatkan di salah satu objek wisata andalan Pesisir Selatan yakni Pantai Carocok Painan. Jambore dihadiri oleh kader PKK, seluruh Bupati dan Walikota se-Sumatera Barat, serta undangan lainnya. Hadir juga Ketua Umum Tim Penggerak (TP) PKK Pusat Dr Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, isteri Sekretaris Kabinet yang menjabat Bendahara PKK Pusat Endang Nugrahani Pramono Anung, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno beserta Isteri Nevi Irwan Prayitno, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni dan Isteri Lisda Rawdha sekaligus...

Read More

Ayah, Engkaulah yang Mendesain Buah Hatimu

Pada usia 8-10 tahun, Muhammad Al-Fatih (Khaliofah ke-7 dari Kekhalifahaan Turki Utsmani yang berhasil membebaskan Konstantinopel, sekarang Istambul-Turki, dari cengkraman Romawi) sudah menunjukkan ciri-ciri sebagai anak yang memiliki keimanan kuat. Ini karena pola pendidikan yang ditanamkan sejak kecil oleh orang tuanya, Sultan Murad II, kemudian diteruskan oleh gurunya mengedepankan konsep “Iman Sebelum Al-Qur’an, Pendengaran Sebelum Penglihatan, Adab Sebelum Ilmu, Hati Sebelum Akal, Membaca Sebelum Menulis dan Menghapal Sebelum Menganalisa.” Bentangan peradaban Islam memiliki ribuan bahkan jutaan sejarah emas yang ditorehkan oleh anak-anak muda gemilang pejuang Islam dari generasi ke generasi. Anda pasti mengenal sebagian Sahabat Nabi SAW, para Tabi’in,...

Read More

Belajar Iman Sebelum Al-Qur’an

Islam sangat memperhatikan tahapan dalam mendidik anak usia dini. Kurikulumnya sudah jelas. Setelah “Belajar Adab Sebelum Ilmu,” buah hati kita juga harus “Belajar iman sebelum al-Qur’an.” Generasi setelah tabi’in dinilai turun kualitasnya karena mereka belajar al-Qur’an sebelum iman. Bagaimana dengan kita hari ini? Umumnya, kita tidak belajar iman dan tidak belajar al-Qur’an, sehingga wajar jika Islam belum gemilang. “Jangan jadi besar sebelum salih,” tegas Ustadz Budi Ashari Lc saat menjadi pembicara dalam Training Class Parenting Nabawiyah dengan tema “Membangun Keshalihan Anak pada Tiap Tahapan Usia” yang diselenggarakan oleh Majelis Taklim Khairunnisa di kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Ustadz alumni Universitas...

Read More