Bandung kota yang merupakan ibukota dari provinsi Jawa Barat dan identik dengan sebutan kota Paris van Java, karena geliat mode dan fashionnya begitu tinggi disini ibarat kota Paris bila disandingkan dengan mancanegara. Banyaknya ketersediaan SDM atau pengrajin di produk turunan fashion yang didukung animo masyarakat terhadap perkembangan fashion menjadikan kota ini banyak melahirkan desainer dan fashion blogger kenamaan di Indonesia, bahkan brand fashion yang ciptakannya tidak hanya terkenal di Indonesia namun hingga ke mancanegara. Melihat dari kondisi dan peluang tersebut, Dinas Budaya Pariwisata (DISBUDPAR) Bandung, Indonesia Fashion Chamber (IFC) dan Islamic Fashion Institute (IFI) menggelar event Bandung Modest Fashion Vision 2018 yang berlangsung di Click Square pada Selasa 19 Desember 2017 yang lalu.

Kami berani menggelar acara ini dan menetapkan Bandung sebagai kota modest dunia karena di sini memiliki mata rantai yang lengkap untuk hal itu. Dilihat dari para kreator atau desainer, pengrajin dan pengusaha fesyen hingga sekolah fashion tersedia dan mumpuni di kota Bandung,” ujar Irna Mutiara seorang fashion desainer busana muslim papan atas Indonesia yang kini juga menjadi pengajar di IFI.

Tidak hanya itu marketplace di Bandung pun terhitung lengkap baik offline maupun online, menjadikan kota ini destinasi berbelanja bagi pecinta mode baik dari dalam maupun luar negeri sehingga menstimulasi para pegiat fashion di kota ini membuat inovasi baik dari mode maupun yang penjualannya, tambah salah satu pendiri HijabersMom community dan owwer brand la perle ini. Senada dengan Kenny Dewi Kanisari kepala disbudpar kota Bandung yang akan mendukung pencanangan Bandung sebagai kota Modest Fashion, karena melihat banyak ketersediaan faktor pendukung fashion tersebut dari hulu ke hilir, namun yang masih jadi tantangan di kota ini adalah supply chain jadi dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak, untuk memaksimalkan pencangan tersebut.

Event yang digelar di outdoor mall Click Square tersebut diobuka dengan talkshow oleh salah seorang blogger dan desainer, Ghaida Tsurayya yang membahas tentang Peran Sosial Media dalam memperkenalkan Modest Fashion serta dampaknya di kota Bandung, serta paparan dari Disbudpar kota bandung dan visi dari Irna Mutiara dalam mencanangkan bandung sebagai kota modest fashion, dan ditutup oleh delapan desainer kota Bandung, Aninda Nazmi, Astri lestari, Runny Soema Di Praja, Deden Siswanto, Anggia Handmade, Rosie Rahmadi, Nuniek Mawardi dan Irna Mutiara yang masing-masing mempresentasikan koleksi busana terbarunya untuk tahun 2018.