Dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia serta memaknai perjalanan 72 tahun dari kemerdekaan itu sendiri, 45 seniman seni rupa Indonesia menggelar pameran Art Exhibition pada 17-27 Agustus 2017 yang lalu di function hall Plaza Indonesia. Partisipasi seniman dari Jakarta, Jogya dan Bali, menampilkan karya seni rupanya berupa lukisan, Instalasi, patung dan performance art yang sebelumnya melalui proses seleksi dan dikurasi oleh Suwarno Wisetrotomo, dengan mengeksplorasi tema ‘Menjadi Indonesia’.

Plaza Indonesia memberikan ruang kepada para seniman dalam mengekspresikan arti solidaritas bangsa serta sikap menghormati perbedaan melalui karya-karyanya yang dipamerkan di sini, ujar Zamri Mamat, Markom Plaza Indonesia. Pameran yang menampilkan 68 karya seni dari tiga generasi seniman, seperti generasi Joko Pekik (1938), generasi Erica (1971) dan Triana (1995) yang dengan masing-masing  garis dan zamannya mencoba menafsirkan tema Menjadi Indonesia dengan keberagaman budayanya menjadi sebuah karya senirupa untuk dipamerkan di Mall yang terletak di jalan Thamrin Jakarta Pusat tersebut.

Tidak hanya pameran senirupa saja yang digelar oleh plaza Indonesia, namun berbagai program seperti meditation in the art space yang dimentori oleh Suhaila Nordin serta diskusi dan bincang tentang senirupa yang menghadirkan pembicara Charmie Hamami (Christie’s Deputy Chairman Southeast Asia), Esti Nurjadin (Owner of D Gallery), Suwarno Wisetrotomo (Kurator Seni Rupa) dan Heri Dono (Seniman)