Sektor industri fesyen Muslim tengah menjadi perhatian dunia. Begitu juga fesyen Muslim tanah air yang mengalami perkembangan yang pesat. Banyak sekali event besar digelar untuk menampilkan desainer-desainer busana Muslim Indonesia. Tak ingin ketinggalan momen berharga, Ikatan Perancang Busana Muslim (IPBM) turut ambil bagian dalam perhelatan Muslim Fashion Festival (Muffest) 2017 di Jakarta Convention Center. Pada hari kedua, Jum’at (7/4), bertajuk “De Formation”, IPBM melibatkan desainer-desainer ternama seperti; Meeta Fauzan, Ani She Be, Anti Dewi dan Toera Imara untuk menampilkan karya-karya terbaru mereka.

“De Formation” menjadi tajuk yang dipilih keempatnya untuk mempresentasikan koleksi busana Muslimah terbaru 2017 yang dapat dijadikan inspirasi busana lebaran mendatang.

Meeta Fauzan

Dalam perhelatan Muffest 2017 kali ini, Meeta mengusung tema “Technotic Glow”. Menampilkan koleksi rancangan dengan nuansa warna abu-abu, pink, dengan perpaduan beberapa unsur bahan yang berbeda, dipadukan menjadi satu kesatuan massif yang casual, elegant, apalagi dipadu unsur batik, lace, dan organdi. Dengan alasan praktis mengikuti tren gaya hidup masa kini, yang serba dinamis dan smart, Meeta tetap memberi sentuhan batik pada karyanya sebagai bagian dari jati diri Bangsa Indonesia.

Anti Dewi

Mengusung tema “Innosense”, Anti Dewi hadir dengan siluet A line dan H line yang membuat busana Muslimah menjadi modest dan sekaligus modis. Dewi melengkapinya dengan warna broken white dan material organza, tenun Bulu Garut, taffeta, lace dan tulle. Dengan teknik pleats dan layering serta sentuhan detail sulaman tangan terbuat dari pita mutiara dan payet border, menghasilkan karya Anti Dewi yang sangat berkelas.

Toera Imara

Untuk perhelatan Muffest 2017 ini, Toera Imara mengusung tema “Urbanifashion Stunning”, karena terinspirasi gaya urban yang dinamis, terbuka, kekinian dan digitarian. Juga mengadopsi gaya 1960-an dan 1980-an. Stunning Colour tampil dalam nuansa kuning cerah sebagai tendensi tren warna tahun 2017 – 2018 dengan menggunakan aneka siluet A line, H line, dan Cyrcle line. Ditunjang material fabric cotton marbel, mikado silk, dan leather sintetic, menjadikan susunan komposisi yang sangat charming fresh dan fashionable untuk Muslimah Generasi Z yang akrab dengan teknologi dan cyber net.

Ani She Be

Ani She Be kembali hadir dengan mengusung tema “Retrospection Charm” dalam Muffest 2017, dengan komposisi siluet yang cenderung edgy, tampil dalam balutan potongan busana sederhana namun cenderung eksentrik. Dalam padu padan tunik dan celana 7/8, komposisi warna tersier merah marun kecoklatan dan biru mencerminkan unsur rustic yang modern. Disuguhkan dalam material fabric cotton washing dan kulit, karya Ani tepat untuk Muslimah yang berpikiran terbuka tapi tetap berintegritas sebagai Muslimah.