Aisyah Rupnidah Chan, Desainer Darabira

Perkembangan busana Muslim khususnya busana syar’i di Indonesia begitu pesat pada 10 tahun belakangan ini. Tidak sedikit kini bermunculan beberapa brand busana ready to wear maupun premium dari desainer-desainer busana Muslimah di Nusantara ini yang secara khusus mengusung tema busana syar’i. Seperti brand Darabira, sebuah brand busana Muslimah syar’i karya desainer Aisyah Rupnidah Chan. Beberapa pekan lalu, karya-karya desainer ini juga tampil di Runaway London Fashion Week bersama desainer busana Muslim Indonesia lainnya.

Meski di Indonesia banyak desainer busana Muslim yang bermunculan, bak cendawan di musim hujan, ia tetap optimis dengan pasar busana Muslim syar’i di negeri ini. Apalagi, secara statistik, konsumen busana Muslim Indonesia merupakan populasi yang terbesar di dunia. Aisyah Rupnidah Chan juga tidak menganggap desainer busana Muslim lainnya sebagai kompetitor tapi sebagai rekan sesama profesi.

“Dengan banyaknya desainer busana Muslim justru membuat semakin beragamnya mode busana Muslim Indonesia sekaligus sebagai upaya menjadikan negeri kita menjadi tren setter busana Muslim dunia,” jelas Aisyah di sela-sela Fashion Show dan Bazaar pada HUT Ikatan Wanita Bank Rakyat Indonesia (IWABRI) di Function Hall Plaza Indonesia, Jumat (9 Maret 2018).

Pada event itu, Aisyah yang telah menggeluti dunia desainer busana Muslim sejak 7 tahun lalu ini menampilkan dua sekuel konsep busananya. Pertama, konsep busana ethnik “Pesona Batik Sikok khas Jambi” yang pernah ditampilkan pada Runaway Fashion Show London Fashion Week pada Februari lalu. Kedua, konsep ellegance dan syar’i sebagai koleksi terbaru dari rancangannya.

Brand Darabira yang kini telah memiliki sepuluh outlet dan butik yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, seperti Aceh, Jambi, Surabaya, Bandung, Sukabumi, Lampung, Jakarta dan beberapa kota lainnya berencana akan me-launching brand premium “Aisyah Rupnidah Chan.” Acara launching ini akan diadakan pada gelaran “Pekan Mode Indonesia Fashion Week” (IFW) 2018 pada akhir Maret 2018 ini.

Olink KP