Warnatasku, label tas asal Bekasi yang dirintis oleh pasangan suami-istri, Yudha Pratomo dan Ervina Ahmad berencana melakukan Tour ke 4 Kota di Eropa. Dalam Europe Tour 2017 ke Moscow, Hamburg, Vienna, dan Milan, merek asli Indonesia yang berdiri sejak tahun 2011 ini mengusung tema “Treasure of Maumere”, yang akan menampilkan koleksi terbarunya dengan menggunakan bahan kain khas Maumere, Nusa Tenggara Timur.

Ervina Ahmad, desainer Warnatasku mengatakan, pada tour ini kali ini yang akan dipamerkan adalah koleksi Warnatasku dengan menggunakan bahan utama kain tradisional Maumere, Nusa Tenggara Timur.

“Kami sengaja membawa kain tradisional Maumere pada tour kali ini, karena selain cantik ternyata setiap warna, corak dan motif yang ditampilkan dalam kain ini memiliki cerita yang bermakna cinta, doa, dan harapan. Semoga ini semua bisa menjadi harapan mama-mama di NTT agar hasil karya mereka bisa dikenal di dunia internasional,” ujar Ervina pada konferensi pers, minggu (20/8) di Bekasi.

Yudha Pratomo, CEO Warnatasku menambahkan, “Orang-orang bilang tas kulit banyak, tas kain tradisional juga banyak. Akan tetapi Warnatasku mempunyai nilai tambah berupa kulit dan kain tradisional. Kami memilih kain tenun Maumere yang banyak diminati. Masyarakat internasional yang selama ini tahu Indonesia hanya (melalui) Bali saja, akan kami kenalkan dengan daerah-daerah lain seperti Maumere, agar juga dikenal dunia.”

“Kami sengaja membawa kain tradisional Maumere pada tour kali ini, karena selain cantik ternyata setiap warna, corak dan motif yang ditampilkan dalam kain ini memiliki cerita yang bermakna cinta, doa, dan harapan. Semoga ini semua bisa menjadi harapan mama-mama di NTT agar hasil karya mereka bisa dikenal di dunia internasional,” ujar Ervina pada konferensi pers, minggu (20/8) di Bekasi.

Yudha Pratomo, CEO Warnatasku menambahkan, “Orang-orang bilang tas kulit banyak, tas kain tradisional juga banyak. Akan tetapi Warnatasku mempunyai nilai tambah berupa kulit dan kain tradisional. Kami memilih kain tenun Maumere yang banyak diminati. Masyarakat internasional yang selama ini tahu Indonesia hanya (melalui) Bali saja, akan kami kenalkan dengan daerah-daerah lain seperti Maumere, agar juga dikenal dunia.”

Perjalanan tour akan dimulai pada tanggal 27 Agustus sampai dengan 27 September 2017. Warnatasku mengajak beberapa desainer yaitu Handy Hartono, Kunce Manduapessy dan Dana Duryatna untuk mendukung tata busana pada pagelaran fesyen.

Di Moscow, tas tenun Maumere ini akan tampil di Collection Premier Moscow. Sebanyak 24 tas akan tampil di Hamburg, Jerman. Kemudian, 22 tas akan dipamerkan selama 4 hari di Pusat Bisnis Viena, Austria, dan pameran produsen tas di Milan.

Beragam tas yang dibawa ke pasar internasional ini di antaranya tas tangan, tote, tas besar, clutch, dan lainnya. Untuk jenis serta ukuran pun disesuaikan dengan selera orang-orang Eropa yang menyukai ukuran tas yang besar-besar.