Eksotisme kehidupan di atas sungai, berburu intan dan aneka batu mulia di Kota Intan sampai kawasan pendulangan, menyelami budaya masrakat Banjar yang kental keislamannya, hingga menjelajahi perkampungan suku Dayak Bukit di Pegunungan Meratus, merupakan sajian utama bertualang di Kalimantan Selatan.

 

Kalimantan Selatan berada di sebelah selatan pulau Kalimantan. Provinsi yang beribukota di Banjarmasin ini dibelah Pegunungan Meratus yang memanjang di bagian tengah. Kawasan pegunungan membentuk ekosistem dataran tinggi hutan tropis. Sedangkan bagian selatan, bagian barat hingga pantai timur merupakan dataran rendah, lahan gambut, hingga rawa hutan bakau sepanjang pantai.

Kawasan dataran rendah umumnya dilalui banyak sungai, sehingga kaya keanekaragaman hayati air tawar. Beberapa sungai besar yang melintasi Kota Banjarmasin dan kota lainnya adalah Sungai Barito, Sungai Martapura, Sungai Kuin dan lainnya. Karenanya, provinsi ini juga disebut “Provinsi Seribu Sungai.”

Pasar Terapung adalah pasar tradisional di atas sungai, para penjual dan pembelinya menggunakan perahu kecil yang dalam bahasa Banjar disebut jukung. Geliat pasar ini dimulai usai shalat Subuh sampai pukul 07.00 WITA. Para pedagang didominasi kaum wanita yang mengenakan pakaian tanggui (kain panjang, atasan lengan panjang, berkerudung) dan caping lebar khas Banjar yang dibuat dari daun nipah. Mereka mengayuh sendiri jukungnya yang sarat barang dagangan, terdiri dari sayuran, buah-buahan, hasil pertanian lainnya, alat-alat rumah tangga, hingga warung makan di atas perahu.

Sebagian besar pedagang adalah petani yang menjual langsung hasil pertaniannya, yang disebut dukuh. Orang yang membeli dari dukuh untuk dijual lagi disebut panyambangan. Keunikan lainnya, masih sering terjadi transaksi barter antar dukuh yang disebut bapanduk.

Lokasi pasar terapung ada dua. Pertama, Pasar Terapung Muara Kuin, berada di pertemuan dua sungai yakni sungai Barito dan sungai Kuin serta puluhan anak sungai. Kedua, Pasar Terapung Lok Baintan, di Sungai Martapura yang membelah Kota Banjarmasin.

Sayangnya, kedua pasar terapung ini terancam punah karena kalah bersaing dengan pasar modern di darat. Banyak wisatawan yang berkunjung ke Muara Kuin atau Lok Baintan, harus menelan kecewa karena tak lagi menjumpai geliat eksotisme pasar terapung.

Melihat kondisi ini, Pemkot Banjarmasin sejak 2012 membuka Pasar Terapung di tepian Sungai Martapura di pusat kota. Tepatnya di lokasi pusat kuliner Jl Pos, sepanjang 300 meter yang menghubungkan Jl Hasanudin HM dengan Jl Sudirman, berdekatan dengan Jembatan Merdeka.

Pasar terapung ini dibuka tiap Ahad pagi bersamaan dengan car free day. Berbagai hidangan tradisiional, seperti laksa, ketupat kandangan, nasi kuning, lupis, lontong, soto Banjar, hingga wadai (kue) 41 macam khas Banjar menjadi menu utama pasar ini. Mudah-mudahan, pasar terapung ini bisa mengobati kerinduan Anda akan pasar terapung tradisional yang nyaris punah.

 

Akomodasi ke Pasar Terapung

  • Karena selama pasar berlangsung, para penjual dan pembeli menggunakan perahu kecil (jukung), maka pasar bisa bergeser mengikuti arus air.
  • Jika ingin mengabadikan suasana pasar dengan foto atau video, sebaiknya sudah di lokasi sejak pukul 05.00 WITA agar mendapatkan suasana keramaian pasar.
  • Pasar Terapung Muara Kuin bisa ditempuh melalui dua rute. Pertama, jalur darat. Dari pusat kota Banjarmasin menyusuri Jl Veteran ke arah luar kota. Jalur ini melewati perkampungan penduduk, rawa-rawa, dan jalan tak beraspal menjelang lokasi tujuan. Waktu tempuhnya sekitar 30 menit.
  • Kedua, menggunakan perahu motor berkapasitas 10 penumpang yang disebut kelotok. Harga sewa kelotok Rp 750.000 – Rp 1 juta. Anda bisa memulai perjalanan sungai dari pusat kota sekaligus menikmati kehidupan warga di sepanjang sungai. Waktu tempuhnya sekitar 1 jam.
  • Dengan kelotok, Anda bisa merasakan langsung suasana pasar dan bertransaksi di atas perahu. Cobalah membeli minuman hangat dan nikmati sensasi saat gelas bergoyang-goyang karena terpaan ombak kecil.
  • Untuk urusan penginapan, ada banyak hotel berbintang hingga penginapan dengan harga terjangkau di kota Banjarmasin.